Senin, 13 Juli 2020

Menyongsong New Normal Bersama SAGUSABLOG

Korona oh Korona!!!
Sumber gambar klik di sini
Begitulah kata-kata yang sering penulis atau teman-teman dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Kira-kira sudah sejak akhir bulan Maret hingga saat ini bulan Juli 2020, kedatangan si tamu tak diundang menimbulkan problematika bagi Indonesia dan dunia. Virus Korona atau istilah kerennya Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) bertamu ke hampir seluruh negara dan mempengaruhi berbagai macam sektor kehidupan. Bahkan, negara adidaya sekelas Amerika Serikatpun tak kuasa membendung kedatangan si tamu. AS merupakan salah satu negara dengan jumlah pasien positif korona terbesar di dunia hingga saat ini.
Masifnya penyebaran dan penularan Covid-19 membuat beberapa negara menerapkan kebijakan lockdown dalam rangka memutus penyebaran dan penularan virus ini. Indonesia memang tak secara eksplisit menerapkan kebijakan lockdown, tetapi di beberapa daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka memerangi si virus. Data yang dihimpun oleh Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 hingga 12 Juli 2020 pasien positif Covid-19 mencapai angka 75.699 orang. Informasi selengkapnya silahkan simak tayangan berikut.

Jumlah tersebut kemungkinan besar masih akan bertambah mengingat grafik pasien positif cenderung meningkat setiap harinya. Virus yang konon berasal dari Wuhan, China ini juga memberi dampak berbagai sektor di Indonesia tak terkecuali sektor pendidikan. Penulis mencatat setidaknya dua minggu menjelang akhir bulan Maret tahun 2020 (di tempat tugas penulis; mungkin di daerah lain berbeda), kegiatan tatap muka persekolahan bergeser menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seluruh peserta didik dirumahkan dalam rangka mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19, sementara PJJ dilakukan secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Penulis dan mungkin sebagian besar guru yang di Indonesia seolah dipaksa beradaptasi dengan sistem PJJ tersebut. Bagaimana merancang PJJ yang mudah dan murah untuk diakses guru tanpa mengurangi kualitas pembelajaran menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan jika guru membekali diri dengan kemampuan mengembangkan PJJ. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, webinar, dan sebagainya. 

Sumber gambar klik di sini
Ikatan Guru Indonesia (IGI) hadir menawarkan pelatihan media pembelajaran berbasis Blog bagi guru melalui kanal Satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG). Guru akan dilatih selama sepekan untuk mendesain dan mengembangkan blog yang tentunya didampingi oleh pelatih-pelatih yang kompeten dibidang pengembangan blog. Secara garis besar pelatihan SAGUSABLOG terdiri atas dua bagian; kelas dasar dan kelas lanjutan. Kelas Dasar diperuntukan bagi peserta yang belum pernah mengikuti pelatihan SAGUSABLOG. Dalam kelas ini peserta akan ditugasi untuk:
  1. membuat blog dengan Blogger (modul 1)
  2. mengganti dan medesain template bawaan Blogger (modul 2)
  3. mendesain header blog (modul 3)
  4. mengelola dan menghias Blog (Modul 4); posting artikel, gambar, teks, video, posting laman, posting artikel dengan pemenggalan paragraf, membuat label/ kategori postingan, menambahkan widget-widget penting seperti: popular post, daftar link, statistik blog, membuat link dalam tulisan
  5. membuat dan mengelola menu Blog (Modul 5), dan
  6. membuat dan mengelola soal online di google drive (Modul 6).
Sementara itu, dalam kelas lanjutan guru akan dilatih untuk:
  1. mengganti template pihak ke-3, edit menu, edit slide gambar melalui edit HTML (Modul 7)
  2. monetize Blog (Modul 8)
  3. custom domain berbayar dan domain gratis (Modul 9)
  4. optimasi SEO (Search Engine Optimization) (Modul 10) . 
Kini, tahun ajaran baru segera dimulai. Sekolah-sekolah akan kembali memulai proses pembelajaran  tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat jika pembelajaran diharuskan bertatap muka. Mengingat besarnya konsekuensi pembelajaran tatap muka, penulis merekomendasikan pelatihan SAGUSABLOG bagi guru-guru di Indonesia sebagai bekal menyongsong new normal. Pelatihan tersebut menjadi recommended jika dilihat dari antusiasme peserta pelatihan. Saat ini setidaknya SAGUSABLOG telah menyelenggarakan kelas hingga 44 angkatan dan kemugkinan masih akan bertambah. Pelatihan ini akan melatih guru memiliki skill mengembangkan pembelajaran non-tatap muka tanpa kehilangan kualitas pembelajaran. Selain mendapat ilmu yang bermanfaat, sertifikat pelatihan SAGUSABLOG juga berguna bagi guru yang khususnya berstatus aparatur sipil negara sebagai salah satu persyaratan kenaikan pangkat. 
Bagi anda yang belum pernah mengikuti pelatihan SAGUSABLOG, cukup mendaftar sebagai anggota IGI terlebih dahulu, melengkapi biodata, dan sedikit biaya administrasi. Peserta pelatihan akan ditawari berbagai pelatihan oleh kanal-kanal IGI termasuk kanal SAGUSABLOG. Terimakasih SAGUSABLOG!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RPP PPKn Kelas VIII Bab 4 (Daring)